Rabu, 14 Juli 2010

MARHABAN YA RAMADHAN

by: abdun albarra
Sebentar lagi bulan penuh berkah, akan menemui kita, semoga Allah memberikan kesempatan untuk menikmati indahnya bulan penuh berkah, namun tidak sedikit orang yang mengabaikan kesempatan meraih keberkahan bulan itu, ada juga yang menghadapinya biasa-biasa saja, meski ikut puasa dan malamnya ikut shalat tarawih, namun hanya sekedar menggugurkan kewajiban, atau hanya sekedar melaksanakan ritual rutin.
Rasulullah saw, menganjurkan agar kita berdoa,” ya Allah berkahilah bulan sya’ban dan pertemukan bulan ramadhan”.
Memang ibadah puasa memerlukan ketahanan fisik dan kekuatan iman, karena puasa menahan lapar dan nafsu. Perintah puasa wajib pada bulan Ramadhan jatuh pada bulan Sya’ban tahun ke 2 Hijriyah.
Sekedar berbagi pengalaman ada beberapa tips untuk persiapan menghadapi puasa Ramadhan.
I.Persiapan ruh iman (I’dad ruhi imani)
Puasa merupakan ibadah yang benar-benar memerlukan kekuatan iman, karena dalam keadaan berpuasa, dia bisa melakukan sesuatu yang membatalkan puasanya atau membatalkan pahala puasanya, namun kalau keimanannya itu tidak akan dilakukan, meski tidak ada yang melihatnya, karena keyakinannya kan adanya yang Maha Melihat. Sebagai latihan biasa para ulama terdahulu sudah membiasakan (memperbanyak puasa dan amaliyah lain) pada bulan Rajab dan Sya’ban, agar begitu memasuki Ramadhan tidak begitu kaget.
II.Persiapan Fisik (I’dad jasadi)
Kesiapan fisik sangat diperlukan, karena dalam satu hari dilarang makan dan minum dan tidur akan berkurang, karena siang berpuasa malamnya shalat tarawih dan membaca al Qur’an, terus bangunnya harus cepat untuk makan sahur, tentunya akan banyak memerlukan tenaga, meski tidak mesti bahwa orang yang fisiknya kuat akan kuat puasa, justru orang yang fisiknya lemah sudah tua sekali, tapi kuat puasa, namun tidak salahnya menjaga kesehatan selama bulan Rajab dan Sya’ban, agar dalam menggapai kemulian dan keberkahan Ramadhan dapat diraih semaksimal mungkin.
III.Persiapan Harta (I’dad Maliyah)
Mempersiapkan harta bukan untuk makan mewah pada saat berbuka dan sahur, namun selama sembelas bulan kita biasakan menyisihkan uang sedikit, agar pada bulan Ramadlan bisa infak – shadakah lebih banyak dari bulan-bulan sebelumnya, karena pada bulan ini pahalanya dilipat gandakan,
IV.Persiapan intlektual dan ilmu (I’dad fikri wa ilmi).
Rasulullah saw, bersabda “ berapa banyak orang yang berpuasa, tapi hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja”. Kenapa sampai terjadi hal itu, karena puasanya tidak bernilai, tidak ada pahala yang didapat, agar ini tidak terjadi sebelum memasuki bulan Ramadhan, kembali dipelajari tentang rukun dan syarat puasa, dan untuk menambah semangat berpuasa buka dan pelajari lagi hikmah puasa.

Semoga kita semua dipertemukan dalam bulan Ramadhan ini dan kita bisa melaksanakan dengan baik, yang terpenting dapat meraih hikmah ramadhan dengan semaksimal mungkin.
Kotabaru, 14 Juli 2010

1 komentar:

  1. Siapkan lahir dan batin, banyak sedekah banyak silaturrahmi

    BalasHapus