Jumat, 22 Januari 2010

Ali dan Buah Delima

 By:abdun albarra
Pada suatu hari Fatimah istri Ali ra, yang sedang sakit dan sudah tiga hari tiga malam tidak makan, minta kepada Ali (suaminya) agar dicarikan buah delima. Karena Ali tahu istrinya sedang sakit dan sudah tiga hari tidak makan sekarang dia minta buah delima, Ali pun berangkat, namun pada saat itu belum musim buah delima apalagi di Madinah tidak ada kebun delima, karena sangat cintanya kepada istri, akhirnya Ali mencari ke kota lain, berhari hari Ali mencari ketemu juga kebun delima, namun karena bukan musimnya, karena bukan musimnya pohon itu tidak ada buahnya tapi Ali tidak putus asa dia mencari lagi ke kebun lain. Perjuangan Ali tidak sia sia, ada sebuah kebun di antara kebun tersebut ada yang berbuah tapi hanya satu biji, lalu Ali mencari pemiliknya ternyata dekan kebun itu ada sebuah rumah di huni seorang pemuda, lalu Ali berkata agar bisa minta buah tersebut atau membelinya, tapi jawab pemuda itu dia bukan pemiliknya, hanya penjaga kebun, dia tidak berani memberikan, Ali bertanya dimana pemilinya. Jawab pemuda tersebut ada di kampung sebelah Ali pun berjalan lagi mencari pemilik kebun tersebut, akhirnya bertemu juga dengan pemilik kebun tersebut. Ali pun minta atau kalau tidak dia akan memelinya, tapi jawab pemilik kebu tersebut buah tersebut sengaja ditinggal untuk bibit. Pemilik kebun tersebut tidak tahu kalau yang datang itu Ali ra, akhir Ali pun bercerita tentang istrinya. Pemilik kebun tersebut terkejut baru kali ini dia bertemu dengan yang namanya Ali menantu Rasulullah saw,sebelumnya hanya dengar namanya belum pernah bertemu, pemilik kebun itupun berkata ambil saja buah delima itu beserta dengan kebunnya. Namun Ali berkata hanya minta buahnya saja. 
Legalah Ali apa yang yang dia cari sudah didapatkannya. Diperjalannan Ali bertemu denga seorang yang sangat tua badannya kurus. Orang tua itu berkata wahai pemuda tolonglah saya, saya sakit dan sudah tujuh hari dan tujuh malam tidak makan, saya mau makan buah delima, saya sudah mencari namun tidak ada pohon yang berbuah. Ali pun bingung namun dia berpikir orang tua ini sudah tujuh hari tidak makan sedangkan istrinya baru tiga hari. Akhirnya Ali pun kasihkan buah delima yang dia dapatkan dengan susah panyah kepada orang tua tersebut.
Sesampainya di rumah Ali ceritakan kepada istrinya tentang buah delima yang dia dapat dengan susah payah dan dia berikan kepada orang tua, istri yang shaleh dia tidak marah dan berterimakasih kepada suaminya (Ali) karena menolong orang yang lebih memerlukan. Dengan kekuasaan Allah Fatimah sembuh dari sakitnya. 
Tengah malam pada saat Ali dan istrinya sudah mau tidur, ada orang yang mengetuk pintu dan mengucapkan salam (Ali bertanya tanya dalam hati siapa yang datang malam malam), setelah Ali menjawab salam, dia bertanya,; siapa di luar ?, jawab orang yang datang; saya Salman al Farisyi, lalu Ali membuka pintu, ada apa saudara Salman datang malam hari ? Tanya Ali, jawab Salman saya membawakan titip orang untuk kamu, dan Salman menyerahkan titipan tersebut, Ali pun menerima titipan tersebut dan bukanya, ternyata isinya buah delima, tapi hanya sembilan saja, Ali bertanya mana satu bijinya ?, kenapa ?, Salman balik bertanya, Ali menjawab karena Allah berfirman barang siapa berbuat baik akan diganjar sepuluh, tadi siang saya memberi orang satu buah delima, maka seharusnya delimanya sekarang ada sepuluh, kalau hanya sembilan saja berarti kurang satu. Salman sambl tersenyum menjawab betul tadinya sepuluh tapi saya simpan satu. (ternyata Salman menguji kehebatan Ali).
(biak, 20 Agustus 2009)

0 komentar:

Poskan Komentar